Rabu, 13 Maret 2013

ANDAI AKU MENJADI PEMIMPIN NEGERI



Andai aku menjadi seorang pemimpin di negeri ini, aku akan fokus pada rakyatku dan mengembalikan adat ketimuran yang menjadi ciri khas bangsaku dimasa lalu, aku akan buat aturan dan kebijakan untuk mengurus rakyatku.

Pendidikan jadi hal prioritas dalam pekerjaanku, bukan bagi-bagi uang yang akan kulakukan tapi aku akan buat aturan yang akan membuat rakyatku memahami dan menjalankan pendidikan dari mulai lingkup keluarga, masyarakat sekitar dan lebih luas lagi.

Aku akan terapkan beberapa kebijakan diantaranya :
1.   Setiap keluarga wajib menerapkan jam malam untuk anak-anaknya yaitu antara jam 18.00 – 20.00 anak tidak diperbolehkan keluar rumah atau main-main, waktu tersebut digunakan sebagai waktu belajar bersama keluarga atau dijadikan sebagai sarana curhat antar anggota keluarga, Jam 05.00 pagi setiap anggota keluarga harus sudah mempersiapkan diri untuk aktifitas sekolah maupun bekerja. Untuk orang tua yang memiliki jadwal padat sehingga tidak ada waktu pada saat tersebut untuk keluarganya harus dapat mengontrol melalui alat komunikasi dan atau mendelegasikan keluarga lainnya untuk membimbing anak-anaknya.
2.  Tayangan televisi disaring lebih selektif, tontotan yang boleh tayang hanyalah yang menyangkut budaya, pendidikan, agama, teknologi dan berita. Tidak menyuguhkan kebrutalan dan keburukan secara pulgar.
3.  Pendidikan Budi Pekerti tidak diberikan secara teori saja melainkan anak harus dibawa langsung menjalankannya dalam kehidupan dimasyarakat.
4.  Perpustakaan wajib dimiliki setiap rumah dan lingkungan masyarakat, ditempat umum seperti : Alun-alun kota, pusat perbelanjaan, kantor atau lembaga, terminal bus atau stasiun kereta api dan sebagainya untuk pengadaan buku dapat melibatkan perusahaan swasta dan sumbangan masyarakat.
5. Setiap guru selain harus mempersiapkan pengajaran terhadap siswanya juga dituntut untuk meningkatkan kemampuannya dengan terus belajar dan membaca sehingga kualitas pengajarannya terus bertambah baik.
6.  Para kepala dinas dan kepala daerah diharuskan dapat mengontrol kinerja bawahannya sehingga program-program yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik.

Selanjutnya untuk kesejahteraan masyarakat aku akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
1.      Masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama dimata hukum, tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin dalam memperoleh pelayanan publik, tidak diperkenankan ada biaya pengurusan surat kependudukan. Birokrasi dipermudah sehingga tidak memusingkan masyarakat dalam mengurus suatu hal.
2.     Pasar selalu dipantau supaya harga-harga tetap stabil dan mengetahui keterjangkauan rakyat kecil.
3.    Tidak ada biaya untuk menjadi anggota PNS, TNI dan Polisi tapi dilakukan secara profesional, yang berhak menduduki posisi strategis hanya ditentukan oleh prestasi dan kedisiplinan.
4.    Ada program pengayoman terhadap rakyat yang kurang mampu sehingga tidak ada lagi rumah sakit, sekolah dan pelayanan publik lainnya yang menolak karena alasan biaya.
5.  Membentuk lembaga pengayoman dimana pakir miskin dan anak terlantar dapat diayomi sesuai amanat undang-undang.
6.   Karena di negeri ini mayoritas beragama Islam maka sepantasnya diberlakukan kewajiban zakat untuk masyarakat, dan pengelolaan nya dilakukan secara profesional dan transparan dengan kontrol yang ketat.
7.      Fasilitas umum dikelola dan dirawat dengan baik dengan aturan yang jelas.
8.    Retribusi, Pajak dan Zakat dari masyarakat dipergunakan dengan baik dan tepat sasaran, dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
9.      Pungli, suap dan korupsi diberantas dengan tegas dan transparan.
10.  Diberikan kesempatan yang sama untuk seluruh warga masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan hak untuk berusaha.
11.  Setiap pimpinan daerah harus dapat memantau warganya supaya tidak ada lagi ditemukan warga masyarakat yang tidak mendapatkan kebutuhan pangan.
12.  Dibuka sarana pengaduan masyarakat secara mudah dan dijadikan acuan untuk menentukan kebijakan.

Demikian angan-anganku ini aku torehkan lewat goresan aksara yang sederhana, seperti halnya rakyat yang mendambakan kesederhanaan dari para pemimpinnya namun penuh dengan kewibawaan dan tanggung jawab pada rakyatnya.

Tulisan ini aku sampaikan untuk pemimpin yang saat ini menjabat semoga dapat memberikan motivasi dan lebih memahami kebutuhan rakyatnya.
Aku seorang rakyat yang memiliki keterbatasan ilmu, kemampuan dan kekuasaan namun memilki keinginan melihat negerinya maju dan sejahtera.

Maret 2013
Hendar Sodikin
Bandung, 10 Juli 1981
Dsn. Margamulya Rt. 03/ 02 Cimalaka - Sumedang
Jl. Raya Cileunyi Rancaekek No. 22 Jatinangor – Sumedang
022-70858108

1 komentar: