Andai aku menjadi seorang
pemimpin di negeri ini, aku akan fokus pada rakyatku dan mengembalikan adat
ketimuran yang menjadi ciri khas bangsaku dimasa lalu, aku akan buat aturan dan
kebijakan untuk mengurus rakyatku.
Pendidikan jadi hal prioritas
dalam pekerjaanku, bukan bagi-bagi uang yang akan kulakukan tapi aku akan buat
aturan yang akan membuat rakyatku memahami dan menjalankan pendidikan dari
mulai lingkup keluarga, masyarakat sekitar dan lebih luas lagi.
Aku akan terapkan beberapa
kebijakan diantaranya :
1. Setiap
keluarga wajib menerapkan jam malam untuk anak-anaknya yaitu antara jam 18.00 –
20.00 anak tidak diperbolehkan keluar rumah atau main-main, waktu tersebut
digunakan sebagai waktu belajar bersama keluarga atau dijadikan sebagai sarana
curhat antar anggota keluarga, Jam 05.00 pagi setiap anggota keluarga harus
sudah mempersiapkan diri untuk aktifitas sekolah maupun bekerja. Untuk orang
tua yang memiliki jadwal padat sehingga tidak ada waktu pada saat tersebut
untuk keluarganya harus dapat mengontrol melalui alat komunikasi dan atau
mendelegasikan keluarga lainnya untuk membimbing anak-anaknya.
2. Tayangan
televisi disaring lebih selektif, tontotan yang boleh tayang hanyalah yang
menyangkut budaya, pendidikan, agama, teknologi dan berita. Tidak menyuguhkan
kebrutalan dan keburukan secara pulgar.
3. Pendidikan
Budi Pekerti tidak diberikan secara teori saja melainkan anak harus dibawa
langsung menjalankannya dalam kehidupan dimasyarakat.
4. Perpustakaan
wajib dimiliki setiap rumah dan lingkungan masyarakat, ditempat umum seperti :
Alun-alun kota, pusat perbelanjaan, kantor atau lembaga, terminal bus atau
stasiun kereta api dan sebagainya untuk pengadaan buku dapat melibatkan
perusahaan swasta dan sumbangan masyarakat.
5. Setiap guru
selain harus mempersiapkan pengajaran terhadap siswanya juga dituntut untuk
meningkatkan kemampuannya dengan terus belajar dan membaca sehingga kualitas
pengajarannya terus bertambah baik.
6. Para kepala
dinas dan kepala daerah diharuskan dapat mengontrol kinerja bawahannya sehingga
program-program yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya untuk kesejahteraan
masyarakat aku akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
1.
Masyarakat
memiliki hak dan kewajiban yang sama dimata hukum, tidak ada perbedaan antara
kaya dan miskin dalam memperoleh pelayanan publik, tidak diperkenankan ada
biaya pengurusan surat kependudukan. Birokrasi dipermudah sehingga tidak
memusingkan masyarakat dalam mengurus suatu hal.
2. Pasar selalu
dipantau supaya harga-harga tetap stabil dan mengetahui keterjangkauan rakyat
kecil.
3. Tidak ada
biaya untuk menjadi anggota PNS, TNI dan Polisi tapi dilakukan secara
profesional, yang berhak menduduki posisi strategis hanya ditentukan oleh
prestasi dan kedisiplinan.
4. Ada program
pengayoman terhadap rakyat yang kurang mampu sehingga tidak ada lagi rumah
sakit, sekolah dan pelayanan publik lainnya yang menolak karena alasan biaya.
5. Membentuk
lembaga pengayoman dimana pakir miskin dan anak terlantar dapat diayomi sesuai
amanat undang-undang.
6. Karena di
negeri ini mayoritas beragama Islam maka sepantasnya diberlakukan kewajiban
zakat untuk masyarakat, dan pengelolaan nya dilakukan secara profesional dan
transparan dengan kontrol yang ketat.
7.
Fasilitas umum
dikelola dan dirawat dengan baik dengan aturan yang jelas.
8.
Retribusi,
Pajak dan Zakat dari masyarakat dipergunakan dengan baik dan tepat sasaran,
dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
9.
Pungli, suap
dan korupsi diberantas dengan tegas dan transparan.
10. Diberikan kesempatan yang sama untuk seluruh warga
masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan hak untuk berusaha.
11. Setiap pimpinan daerah harus dapat memantau warganya
supaya tidak ada lagi ditemukan warga masyarakat yang tidak mendapatkan
kebutuhan pangan.
12. Dibuka sarana pengaduan masyarakat secara mudah dan
dijadikan acuan untuk menentukan kebijakan.
Demikian angan-anganku ini aku
torehkan lewat goresan aksara yang sederhana, seperti halnya rakyat yang
mendambakan kesederhanaan dari para pemimpinnya namun penuh dengan kewibawaan
dan tanggung jawab pada rakyatnya.
Tulisan ini aku sampaikan untuk pemimpin
yang saat ini menjabat semoga dapat memberikan motivasi dan lebih memahami
kebutuhan rakyatnya.
Aku seorang rakyat yang memiliki
keterbatasan ilmu, kemampuan dan kekuasaan namun memilki keinginan melihat
negerinya maju dan sejahtera.
Maret 2013
Hendar Sodikin
Bandung, 10 Juli 1981
Dsn. Margamulya Rt. 03/ 02 Cimalaka - Sumedang
Jl. Raya Cileunyi Rancaekek No. 22 Jatinangor – Sumedang
022-70858108
terimakasih atas karya tulisnya, sangat memotifasi. (y)
BalasHapus