Setiap manusia hidup tentulah ada hal – hal yang diperlukan untuk mengisi kehidupannya, oleh karena itu berbagai profesi yang ada selalu penuh dengan persaingan. Hanya saja kebutuhan akan materi selalu menjadi hal yang diutamakan oleh kita tanpa melihat hal apa yang akan terjadi dan bagaimana akibat yang ditimbulkan.
Andai saja seseorang itu menyadari bahwa dibalik profesinya ada hal yang lebih berguna dari pada materi, saya ambil saja satu buah contoh profesi yang namanya begitu mulia yaitu guru. Seorang guru pada dasarnya memiliki lahan kebaikan yang begitu luas, ia menyebarkan ilmu di dunia ini untuk meningkatkan peradaban manusia.
Namun pada masa sekarang ini profesi guru menjadi rentan keberadaannya kebutuhan materi yang begitu tinggi dan pendapatan yang masih belum mencukupi, sehingga profesi itu tidak lagi dijalankan atas hati nurani tetapi dijalankan atas kebutuhan ekonomi.
Maka jika profesi seorang guru sudah tidak lagi didasari dengan keikhlasan hati, maka pantaslah ilmu yang di sebarkan pada anak didiknya tidak lagi melekat dan tidak lagi seorang guru menjadi panutan murid-muridnya. Oleh karena itu andil hati sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah profesi, sehingga dalam menjalankan profesi tersebut kita akan mendapatkan berkah dan manfaat untuk kita dan pengguna profesi yang kita jalankan.
Penggunaan perasaan tersebut sangat diperlukan dalam berbagai profesi karena bobroknya negeri ini pun karena kurang andilnya hati pemimpin dan rakyat dalam posisinya. Keruntuhan negeri ini hanya tinggal menunggu waktu jika setiap orang tidak lagi menjalankan profesinya dengan hati nurani.
Oleh sebab itu marilah kita rintis sejak hari ini, dengan profesi apapun, dan dimanapun kita jalankan profesi kita dengan hati nurani sehingga kita akan mendapat hikmah dari apa yang telah kita lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar